Menghadapi Anak Yang Keras Kepala

Trik Untuk Menghadapi Anak Yang Keras Kepala

Menghadapi Anak Yang Keras Kepala

Menghadapi anak yang keras kepala bisa membuat kesabaran orang tua diuji karena akan sedikit sulit untuk mengatur anak seperti yang diinginkan orang tuanya. Pada saat anak masih di usia dini; mengatur dan mendidik anak dirasa lebih mudah dibandingkan pada saat anak mulai beranjak dewasa. Seiring beranjaknya usia, mungkin ada saja kebiasaan dan sifat yang membuat anak memiliki perilaku keras kepala. Bahkan sejak dini, ada saja perilaku anak yang harus diubah. Mungkin ada banyak faktor internal dan eksternal yang bertanggung jawab untuk kepribadian seperti itu. Sebagai orangtua, memang sulit untuk berurusan dengan anak-anak tersebut. Beberapa trik berikut ini mungkin dapat membantu Anda dalam menghadapi anak yang keras kepala.

  • Beri dukungan dan pujian

Seorang anak yang merasa tidak aman tidak mau keluar dari lingkungan atau dunia nya. Perasaan ini akan keluar dalam bentuk kemarahan dan perilaku yang keras kepala. Ada kalanya anak menjadi keras kepala karena biasanya orang tuanya tidak pernah memberi dukungan pada apa yang ia lakukan; cobalah untuk beri dukungan dan pujian pada kegiatan anak yang bersifat positif. Dengarkan apa yang ingin ia sampaikan pada Anda.

  • Kesabaran itu penting

Jika Anda ingin anak Anda untuk melakukan sesuatu, mintalah dia untuk melakukannya tanpa gangguan. Jika Anda terus mengawasi dan mengganggu dirinya ketika ia telah berusaha untuk melakukan yang Anda suruh maka ini dapat membuat situasi semakin parah; ini akan memperburuk perilaku keras kepala anak.

  • Berlatih untuk kontrol

Anda adalah orang tua dan Anda tahu apa yang terbaik bagi anak Anda. Anda tidak perlu bertanya atau meminta setiap kali Anda ingin anak Anda untuk melakukan sesuatu. Jangan bersikap plin plan di depan anak; menjadi orang tua yang tegas dapat membuat anak belajar tanggung jawab dan juga konsekuensi. Jika Anda hanya memberikan perintah saja tanpa adanya penjelasan pasti anak akan jadi berontak karena tidak mau disuruh-suruh terus menerus.

  • Tetap tenang

Anda tidak dapat bersikap keras pada anak Anda dan kehilangan kesabaran Anda karena ia tidak mendengarkan Anda. Mungkin ada masalah atau sesuatu yang mengganggu pemikiran anak; dalam situasi tersebut, Anda perlu bersabar dan memahami anak Anda dan menunjukkan bahwa Anda berada di sisi mereka dan cobalah untuk membuat mereka cerita pada Anda masalahnya. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jangan bertengkar dengan pasangan Anda di depan anak; ini akan memberikan contoh yang tidak baik pada anak.

  • Abaikan permintaan anak

Mengabaikan tuntutan irasional anak Anda dapat menjadi strategi yang berguna. Anak-anak bertindak keras kepala kadang-kadang alasannya karena mereka mencari perhatian Anda. Memberikan mereka cinta dan perhatian sehingga mereka merasa bahwa mereka disayangi. Tetapi tetap bersikap cerdas untuk tidak memberikan permintaan mereka yang tidak baik untuk mereka.

  • Cari bantuan profesional

Sebagai orang tua Anda perlu memperhatikan anak-anak Anda dan mengidentifikasi masalah ini. Sangat mudah untuk menyingkirkan kebiasaan salah dalam masa kanak-kanak; bila tidak hal ini akan mempengaruhi Anda dan anak Anda ketika ia menjadi orang dewasa. Membawa dia ke psikolog anak atau konselor dapat menjadi pilihan bila Anda rasa anak Anda bersikap di luar batas wajar dan mereka akan membantu Anda untuk berurusan dengan itu.

Menghadapi Anak Yang Keras KepalaMenghadapi anak yang keras kepala di usia dini mungkin lebih bisa ditangani oleh orang tua, tetapi terkadang di usia remaja anak menjadi lebih sulit untuk diatur. Masa-masa puber inilah yang sebenarnya lebih penting diawasi karena pastinya sebagai orang tua, Anda takut bila anak terjerumus ke pergaulan yang tidak diinginkan. Jadi bagaimana cara mengatasinya? Sebagai orang tua, Anda harus belajar berkomunikasi dengan anak remaja Anda.

Semoga informasi ini berguna. “Share if you think its great information & Like our FB Page

Share
Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.