Tips Menghadapi Interview Kerja

Tips Menghadapi Interview Kerja

Tips Menghadapi Interview Kerja

Wawancara kerja adalah salah satu momen yang bagi sebagian orang menjadi penentu untuk mendapatkan pekerjaan. Setidaknya selangkah lebih maju untuk mendapatkan lowongan pekerjaan yang sedang dibuka tersebut. Pastinya di saat ini, kebanyakan orang akan merasa gugup dalam menghadapinya; selain harus memperhatikan dari segi kualifikasi dan pengalaman yang dimiliki, keinginan Anda untuk bekerja di perusahaan tersebut juga memberikan pengaruh terhadap lolos tidaknya Anda ketika di interview. Oleh sebab itu, penting juga untuk memperhatikan beberapa hal dan mempersiapkan diri sebelum mengikutinya. Beberapa tips menghadapi interview kerja dapat dilihat disini yang dilansir oleh magforwomen berikut ini. Setidaknya Anda dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memiliki peluang untuk lolos dan diterima di pekerjaan impian Anda.

  • Buat resume menarik

Ada perusahaan yang memang meminta Anda untuk membawa resume di hari interview kerja. Sebaiknya manfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya dengan membuat resume yang menarik. Oleh karena itu, Anda harus sangat berhati-hati ketika menyusunnya. Pastikan resume Anda dalam format yang tepat dan informasi yang disediakan dalam resume mengikuti standar. Review ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan baik dalam ejaan atau isinya sesuai dengan kenyataan. Jika Anda tidak cukup mahir dalam membuat resume yang menarik, Anda dapat meminta seorang teman atau mendapatkan bantuan profesional untuk menyusunnya.

  • Riset tentang perusahaan

Ketika Anda mendapatkan panggilan wawancara, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah melakukan riset tentang perusahaan tersebut. Latar belakang penelitian tidak hanya membantu Anda belajar tentang info mengenai perusahaan tetapi juga akan membantu Anda dalam memberikan kesan pada pewawancara ketika ia menanyakan pada Anda tentang sesuatu yang berhubungan dengan perusahaan mereka.

  • Review Kelebihan dan kekurangan Anda

Terkadang pewawancara akan menanyakan apa kelebihan dan kekurangan Anda. Jadi sebelum Anda bersiap-siap untuk mengikuti wawancara, pastikan Anda melakukan review terlebih dahulu tentang apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Anda. Selama wawancara, Anda harus benar-benar menjual diri Anda sendiri. Bicarakan tentang prestasi Anda di masa lalu dan juga tunjukkan bagaimana kekuatan dan bakat Anda yang sangat cocok untuk posisi yang Anda ajukan. Memahami poin kelemahan Anda dan infokan pada pewawancara. Tetapi, pastikan Anda meletakkan poin Anda dalam cara yang tepat sehingga kelemahan-kelemahan Anda tidak tampak seperti kelemahan tetapi aset perusahaan. Sebagai contoh, Anda dapat mengatakan, “Anda cepat merasa bosan”, berikan alasannya:  “ketika Anda tidak memiliki sebuah proyek yang menantang”. Ini akan memberikan petunjuk kepada pewawancara bahwa Anda ingin menghadapi tantangan dan Anda mampu untuk mengerjakan proyek-proyek prioritas.

  • Perhatikan penampilan

Wawancara adalah kesempatan formal dan Anda perlu memiliki pakaian yang sesuai serta penampilan yang mendukung. Oleh sebab itu, jangan mengenakan pakaian yang kasual, pakaian olah raga atau apa pun yang tidak terlihat formal. Bila belum memiliki baju formal, tidak ada salahnya mempersiapkan baju kerja dengan kemeja atau rok panjang selutut. Wawancara adalah interaksi profesional, jadi perhatikan juga make up Anda. Tidak usah mengenakan make up yang berlebihan; pilihan terbaik untuk wawancara pekerjaan adalah make up yang natural dan menarik.

  • Be on time

Waktu adalah uang. Anda pasti pernah mendengar pepatah ini. Ketika datang untuk wawancara, hal ini benar-benar berlaku. Jika Anda datang tepat waktu, Anda akan memberikan kesan yang baik; dan ini dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

  • Jangan lupa untuk tersenyum

Sepanjang wawancara, jangan lupa untuk tersenyum. Senyum yang memang tulus dan tidak dibuat-buat. Senyum juga akan membantu Anda untuk menyembunyikan kegugupan Anda sehingga dapat mencairkan suasana dan membuat Anda lebih mudah untuk berbicara dengan pewawancara.

  • Kontak mata

Selama wawancara, pastikan Anda mempertahankan kontak mata dengan pewawancara. Kontak mata memegang peranan penting karena disini Anda bisa terlihat benar-benar serius menginginkan pekerjaan tersebut dan tidak menyepelekan si pewawancara. Ketika Anda melihat ke sana-sini atau melihat dinding atau hal-hal di sekitar dan berbicara; ini akan membuat kesan buruk dan juga mengungkapkan kegugupan Anda dan rasa tidak percaya diri.

  • Tenang

Ini adalah wawancara kerja dan Anda harus menangani tekanan yang Anda rasakan. Tetap bersikap tenang dan tidak memperlihatkan kegelisahan Anda yang hanya dapat mengalihkan perhatian Anda untuk fokus pada wawancara. Oleh karena itu, tenang. Ambil napas dalam-dalam untuk mengurangi stress.

  • Menghadapi pertanyaan tentang gaji

Ketikan menghadapi pertanyaan tentang gaji yang diharapkan jawablah dengan cara yang benar. Katakan kepada pewawancara bahwa Anda akan lebih prefer jika membayar jumlah yang setara dengan kelebihan, bakat dan pengalaman Anda. Anda kemudian dapat menegosiasikan pada jumlah yang tepat ketika pewawancara memberikan nominalnya.

  • Follow Up

Jika Anda mendapatkan email dari perusahaan, kembali berikan jawaban yang cocok, formal, tepat dan menarik. Jika Anda tidak menerima informasi apa pun, Anda dapat mengirim pesan ke HRD atau perusahaan sebagai tindakan follow up. Dengan cara ini, perusahaan akan mendapatkan kesan bahwa Anda sangat tertarik dengan pekerjaan.

Tips Menghadapi Interview KerjaSebuah wawancara dapat menjadi salah satu momen paling mengkhawatirkan tetapi tidak seburuk yang tampaknya. Tips saat menghadapi interview kerja ini dapat dipelajari sebelum Anda mendatangi job interview tersebut. Apabila pewawancara menganggap Anda cocok dan akan berharga untuk perusahaan, mereka tidak akan membiarkan Anda pergi. Ini semua menyangkut tentang kepercayaan yang Anda miliki. Semoga informasi ini berguna.

Share if you think its great information & Like our FB Page

Share
Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.